SALIMNA - Motivasi Hidup Keluarga Islami
Artikel Terbaru
Loading...

Senin, 29 Juli 2019

Ikuti Kata Hatimu, Jika Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Kamu Tinggalkan

www.instagram.com/salwaliya_

Kala anda merasa ragu bersama apa yg anda kerjakan ketika ini sungguh baiknya anda mogok kepada menjalankan objek tesebut.

Gaya-gayanya itu trick Allah bagi kesalahan memberi tahu atau mengemukakan kepadamu bahwa alternatif yg anda ambil yakni salah, bisa jadi itulah metode Allah memberitahumu bahwa ada elemen yg lebih patut pada anda kerjakan dan itu baik untukmu.

Ikuti Kata Hatimu Saat Anda Laksanakan Sesuatu

Seandainya hatimu amat menendang mengenyahkan buat memidana pengganti dapat lebih baik jikalau anda ikuti kata hatimu mana yg lebih baik guna Anda, bisa saja anda bukan tidak berhasil tapi cuma belum tepat saja.

Betapa Baiknya Anda Menurunkan Ide Hatimu, Bila Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Anda Tinggalkan

Janganlah paksakan hatimu pada meng-iyakan kehendakmu, seandainya hatimu benar-benar ragu tinggalkan saja. Kemungkinan itu kiat Allah memberitahu kepadamu bahwa yg anda jalankan belum terbaik.

Jangan sampai Paksakan Dirimu Bagi Bersi kukuh Bila Realitanya Hatimu Konsisten Tak Nyaman

Mulai sejak terhadap anda tuntut diri dgn benda yg hatimu saja menyampaikan Tak, itu sama saja menyiksa dirimu dan hatimu jangan sampai senantiasa paksakan dirimu bagi merasa nyaman Melainkan, selayaknya tak nyaman.

Objek yg Tergarap Dgn Rasa Membimbangkan Dapat Saja Berakibat Tidak baik Padamu

Mengapa? Lantaran apabila anda merasa ragu anda bakal kepikiran, jikalau anda kepikiran maka anda bakal tak konsen membuat benda itu, mampu saja miring makan, dan sebaginya dan itu bakal berakibat sakit kepadamu.

Bila Merisaukan Hati Menyabet Factor Positif yg Berjalan, Maka Teruskan! Apabila Mencemaskan Hati Terkena Factor Negatif Maka, Tinggalkan!

Intinya apabila hatimu ragu dalam mengalami objek yg positif dikarenakan kira kira anda tak terbiasa menjalankan benda itu dirumah, atau dapat dikattakan Enggan, dapat lebih baik seandainya anda Teruskan, begitupun Meskipun.

Senin, 15 Juli 2019

Siang Aja BIsa Menjadi Malam Apalagi Sedihmu, Mudah Bagi Allah Merubah Agar Kau Bahagia



Allah itu Maha Adil, Maha segala-galanya, Ia dapat membolak-balikkan kehidupan seseorang dari cinta menjadi benci, dari derita menjadi suka, terdapat lagi hanya dari menjadi nggak punya menjadi punya.

Asalkan kita berusaha kepada-Nya dan diiringi Doa, Ikhtiyar, Tawakkal, dan semakin mendekat kepada-Nya walaupun masih ada ujian yang mesti dilewati sekalipun.

Ketika kamu Merasa Sepi Berarti Hati Kamu Kosong Dari Asma-Nya

Bukankah Allah senantiasa bersama kita, terus kenapa kita merasa sepi waktu tanpa kehadiran teman, terus kenapa kita sedih ketika teman-teman kita membenci kita, apa Allah juga membenci kita? Tidak! Allah nggak pernah membenci kita, Allah senantiasa menunggu kita.

Allah Bisa Membuat Hujan Setelah Itu Langit Cerah, Maka Allah Juga Bisa Membuatmu Sedih Setelah Itu Membuatmu Bahagia

Allah itu maha adil, kalau kita sekarang dalam keadaan duka itu Allah yang memberi syukuri saja, setlah itu Allah mau mau memberimu sebuah kebahagiaan begitulah seterusnya timbal balik kehidupan.

Suatu Saat yang Tersakiti Akan Merasa Bahagia dan Orang yang Menyakiti Akan merasa Sedih Karena, Allah Maha Adil

Allah itu Maha segalanya kalau kamu disakiti nggak usah mendomau yang aneh, kembalikan saja kepada Allah, Allah Maha Adil tanpa kamu minta kalau kamu disakiti sepatutnya, mau mau kembali pada yang menyakitimu.

kalau Kamu Merasa Tenang Bersama Orang Asing Dikehidupanmu, Lalu Kenapa Kamu Merasa Gelisah Pada Dunia yang Kamu Sendiri Tahu Bahwa Allah Bersamamu?

Jadi, kamu kadangkala merasa senang ketika bersama oranglain karena mempunyai teman baru, tapi kamu gelisah pada dunia berikut, kamu bingung menghadapi dunia padahal kamu sendiri mengetahui bahwa yang mengatur dunia berikut adalah Allah.

Tidak Perlu Merasa Iri Ketika Melihat Orang Lain Bahagia, Suatu Saat Allah Pasti Akan Memberikan Kebahagiaan Pula Kepadamu

Ketika kita melihat saudara, teman, dan siapa saja itu dalam keadaan bahagia kamu nggak usah iri atau merasmau Allah nggak adil, Allah hanya mengaturnya selangkah bergantian saja, suatu saat mau mau sampai dimana kamu merasmau kebahagiaan pula.

Minggu, 14 Juli 2019

Allah Maha Baik Dalam Merubah Keadaan, Bebanmu Akan Ringan Bila Terus Bersama-Nya

instagram.com/rahmi_mahayunsari

Allah Maha Baik Dalam Merubah Keadaan, Bebanmu Akan Ringan Bila Terus Bersama-Nya


Apapun masalah yang kini tengah membelenggu kalian, lebih-lebih kamu yang saat ini merasa sangat frustasi, bangkitlah dan bangun kembali semangatmu dalam menghadapi apa yang sudah seharusnya kamu hadapi.

Jangan pernah takutkan apapun, jangan pernah khawatirkan apapun, dan jangan pernah merasa bahwa kamu sendirian, sungguh apapun beban yang kini menggelayuti pikiran dan hatimu, semua akan lepas bila kamu terus datang meminta bantuan Allah.

Kamu tidak boleh merasa bahwa Allah tidak adil kepadamu, apapun ujian yang Allah berikan jangan pernah kamu sesali, karena bagaimanapun cobaan yang datang, seperti apapun bebanmu pasti akan sirna, hanya saja kamu harus pastikan kamu selalu dekat dengan-Nya.

Jangan Beri Jarak Hatimu Untuk Tidak Mengingat-Nya, Karena Bebanmu Akan Ringan Bila Terus Bersama-Nya

Seperti apapun keadaan yang kamu alami, jangan pernah beri jarak hatimu untuk tidak mengingat-Nya, jangan pernah beri jarak hatimu untuk berharap yang terbaik kepada-Nya, karena bebanmu akan ringan bila kamu terus bersama-Nya.

Jangan Beri Jarak Hatimu Untuk Yakin Kepada-Nya, Karena Kesulitanmu Akan Mudah Bila Terus Mengandalkan-Nya

Jangan pernah beri jarak hatimu untuk yakin kepada-Nya, jangan pernah beri jarak hatimu untuk tidak jauh dari-Nya, karena kesulitan yang seperti apapun akan mudah bila memang setiap saatnya kamu terus mengandalkan-Nya.

Allah Maha Baik Dalam Merubah Keadaan, Bahkan Hal yang Tidak Mungkin Sekalipun Akan Menjadi Sangat Mungkin

Perlu kamu ingat kembali, Allah maha baik dalam merubah keadaan, Allah maha baik dalam merubah yang sulit menjadi mudah, dan Allah pula maha hebat merubah kesedihan menjadi kebahagiaan, bahkan hal yang tidak mungkin sekalipun akan menjadi sangat mungkin bila Allah meridhoi.

Jangankan Hanya Beban yang Menurut Allah Tidak Seberapa, yang Paling Besarpun Akan Sirna Bila Kamu Terus Bersamanya

Dan jangankan hanya beban yang menurut Allah tidak seberapa seperti yang kamu alami, yang paling besar dan sulit pun akan menjadi sirna bila kamu terus bersama-Nya.

Karena kamu akan tetap kuat menjalani apa yang telah Allah persembahkan, jika memang pada dasarnya keyakinanmu kepada-Nya selalu kuat dan menyala.

Kunci Ketenanganmu Itu Hanya Jangan Jauh-jauh Dari Allah, Insyaallah Disitulah Bebanmu Akan Pudar Secara Perlahan-lahan

Dan apakah kamu tahu, kunci ketenanganmu itu hanya berjarak dari seberapa hebat kamu menghebatkan Allah, hanya berjarak seberapa dekat kamu dengan-Nya, maka pastikanlah kamu tidak jauh-jauh dari-Nya.

Sebab, semua urusan yang membelenggumu, setiap urusan yang membuatmu rapuh, akan pudar secara perlahan-lahan tatkala kamu datang kepada Allah dengan penuh harap yang luar biasa.

Jumat, 05 Juli 2019

Aku bersaksi bahwa tiada cinta yang mampu menandingi keagungan cinta Tuhan ku



Terkadang cinta memang dapat membutakan kita. Saat cinta yang kamu punya begitu besar, kamu mungkin akan kesulitan membedakan pasangan yang mencintaimu sepenuh hati dengan yang justru menjadi biang sakit hati. Meskipun suatu hubungan membuatmu luka, kamu tetap bertahan di dalamnya. Memaklumi perbuatan buruk pasangan menjadi hal yang terlalu biasa.

Seseorang pernah datang ke kehidupanku. Dia berjanji untuk tetap setia di sisi dan tidak akan pergi meski apapun yang terjadi.

Sebuah kalimat yang terdengar klise namun berhasil meluluh lantakkan hatiku. Bukan sebab ketulusannya, tapi karena kenyataan bahwa kalimat itu kini tak lagi memiliki makna.

Aku jatuh, aku terluka, namun aku bahagia. Aku bersyukur sebab melalui luka itu Allah membuka mataku, Allah luaskan pikiranku, dan Allah lembutkan hatiku.

Seolah tak peduli sebanyak apa dosa yang kulakukan. Seolah lupa seberapa sering aku mengabaikan. Dia tetap ada, Dia selalu setia menungguku datang menengadah.

Ya. Lelaki itu...
Dialah orang yg pertama kali menemui orang tuaku. Dialah orang yg pertama kali aku kenalkan pada keluargaku. Dia pula orang yg pertama kali memintaku pada keluargaku. Dia-lah yang selalu menjagaku. Pada akhirnya Dia jugalah yang yang paling menyakitiku dan mematahkan hatiku.

Yaa Rabb, kau peluk aku saat begitu hancurnya hatiku. Kau jaga dan kau ingatkan aku dari niat buruk org yg bgtu ingin menjatuhkanku.

Robbi... Aku bersaksi bahwa tiada satupun cinta yang mampu menandingi keagungan cinta-Mu.

Wahai diri...
Terimalah kenyataan bahwa dia tidak pernah benar-benar menginginkanmu ada. Dia tidak pernah memberimu cinta sebanyak engkau memberinya.

Baginya kamu hanyalah pilihan saat dia merasa kesepian. Lalu dengan mudah ditinggalkan tatkala ia sudah merasa bosan.

Berhenti menyakiti diri dengan menunggunya kembali suatu hari nanti. Bunuhlah setiap angan yang menjauhkanmu dari kenyataan.

Walau selepas kau pergi mungkin saja dia akan merasa hampa, namun itu bukan sebab dirimu tiada.
Ia merasa hampa karena hilangnya suatu kebiasaan dan itu bisa diganti dengan wanita manapun juga.

Pada kenyataannya, hanya yang mencintai yang bisa merasakan patah hati dan hanya yang menerima dengan ketulusan yang akhirnya merasa kehilangan.

Jika dia tidak menghargai keberadaanmu, maka dia tidak layak untuk cinta dan waktumu.
Jika dia tidak menghargai usaha dan pengorbananmu, maka kau tak pantas bertahan apalagi untuk kau perjuangkan.

Dan kini, Aku sadar akan hal itu.

Selasa, 02 Juli 2019

Seorang sahabat yang mencitaimu adalah yang memikirkan akhiratmu


Setiap manusia butuh, teman, sahabat, saudara ataupun partner dalam menjalani kehidupan. Manusia tidak bisa hidup sendiri, ia butuh tangan orang lain untuk bisa sampai pada tujuannya.
Allah swt menciptakan manusia dalam keadaan lemah sehingga sejak hari kelahirannya manusia butuh kepada selainnya.
Namun permasalahannya siapa yang pantas kita jadikan partner dalam hidup kita? Apa kriteria sahabat yang pas untuk bisa saling bahu membahu untuk mencapai tujuan? Bukankah banyak pula sahabat yang pada akhirnya menyeret kita ke jurang penyesalan?
Kali ini kita akan mengutip kisah abadi dari Al-Qur’an tentang kriteria dari seorang partner atau saudara?
Dalam kisah antara Nabi Musa as dan Harun as, Allah swt mengabadikan doa beliau dalam firman-Nya,
وَٱجۡعَل لِّي وَزِيرٗا مِّنۡ أَهۡلِي – هَٰرُونَ أَخِي – ٱشۡدُدۡ بِهِۦٓ أَزۡرِي – وَأَشۡرِكۡهُ فِيٓ أَمۡرِي – كَيۡ نُسَبِّحَكَ كَثِيرٗا – وَنَذۡكُرَكَ كَثِيرًا – إِنَّكَ كُنتَ بِنَا بَصِيرٗا
“Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku. Teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku, agar kami banyak bertasbih kepada-Mu dan banyak mengingat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami.” (QS.Tha-Ha:29-35)
Ayat-ayat diatas ingin menggambarkan bahwa kita tidak cukup mencari partner atau sahabat untuk sekedar teman ngobrol, teman main atau teman bercanda.
Kita butuh lebih dari itu ! Seseorang membutuhkan partner untuk membantunya sampai pada tujuan. Apa kriterianya?
“Teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia…”
“dan jadikanlah dia teman dalam urusanku…”
Carilah partner dan sahabat yang bisa meneguhkanmu ketika engkau tertimpa masalah. Bisa menguatkanmu ketika engkau mulai lelah. Bisa menyemangatimu ketika semangatmu mulai patah.
Lalu apa tujuan yang ingin diraih?
Di akhir ayat itu disebutkan :
“Agar kami banyak bertasbih kepada-Mu.”
Inilah tujuan utamanya. Sahabat sejati adalah yang bisa saling membantu untuk selalu mengingat Allah. Partner yang setia adalah yang saling mengingatkan untuk teguh dijalan-Nya. Saudara yang sesungguhnya adalah yang menarikmu dari kesalahan ketika engkau mulai lalai.
Karenanya, jagalah jarakmu dengan sahabat yang tidak memikirkan akhiratmu. Karena ia tidak benar-benar mencintaimu !
Seorang sahabat yang mencitaimu adalah yang memikirkan akhiratmu, rela menanggung resiko untuk menegurmu, karena dia tidak hanya ingin melihatmu tersenyum di dunia, namun ia ingin melihatmu selamat di akhirat.
يَٰوَيۡلَتَىٰ لَيۡتَنِي لَمۡ أَتَّخِذۡ فُلَانًا خَلِيلٗا – لَّقَدۡ أَضَلَّنِي عَنِ ٱلذِّكۡرِ بَعۡدَ إِذۡ جَآءَنِي
“Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur’an) ketika (Al-Qur’an) itu telah datang kepadaku.” (QS Al-Furqan:28)
Semoga Allah memberikan kita sahabat, partner dan saudara yang bisa saling mendukung menuju kepada Allah swt.

Cinta sejati tak datang dari tatapan mata tapi ia datang dari hati



Sehebat apapun kita merencanakan sesuatu. Tetap rencana Allah adalah sebaik-baiknya rancangan.

Aku tak berharap kesempurnaanmu. Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku. Aku yakin, cinta sejati itu akan datang, karena aku masih mempunyai harapan, walaupun pernah di kecewakan.

Allah maha membolak-balikkan keadaan, apa yang dialami orang lain, bisa saja kita alami, jangan mencela siapapun

Allah selalu memberikan senyum dibalik kesedihan. Allah selalu memberikan Harapan dibalik keputus-asaan. Apabila manusia gagal mencintai Tuhannya, maka cinta sejati tidak akan ditemuinya.

Bila seseorang dapat merasakan cinta yang tumbuh dari hati, Itulah yang disebut cinta sejati

Cinta bukan tentang bagaimana perasaan itu muncul. Tapi bagaimana perasaan itu agar tetap utuh.

Cinta hanya tumbuh di taman hati. Cuma hati yang suci yang dapat memupuk cinta sejati.

Cinta itu seperti menanam sebuah pohon, Jika kita Sabar pohon itu bisa menjadi pohon yang sangat besar dan kuat.

Cinta sejati tak datang dari tatapan mata tapi dari hati. Jika ada keraguan di hatimu, dia bukan untukmu.

Cintailah seseorang dengan kesederhanaan Rindukanlah seseorang dengan kesederhanaan

Dan dialah sebenarnya yang masih mempedulikan kita. Yang akan membuat hidupmu berbalut bahagia penuh senyuman

Dan Kini aku Sadar. Bahwa Terlalu berharap padamu adalah suatu kesalahan yang besar bagiku.

Allah selalu memberikan kelebihan dibalik kekurangan. Allah selalu memberikan Kekuatan dibalik kelemahan.

Jika aku disini menanti, ku harap kau disana menjaga. Jika aku disini berdo’a, ku harap kau disana setia. Jika tidak meletakkan Allah Swt di hati. Jangan tanya kenapa tiada ketenangan dalam diri.

Jika Suatu saat Nanti engkau kehilangannya. Engkau tidak akan terlalu berat untuk melepaskannya. Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA Maka Allah meminta kita untuk berusaha TERSENYUM. Manusia belajar sakit, untuk mengenal sehat,aku belajar sakit hati, untuk mendapatkan cinta sejati. Menitipkan Sukacita di setiap dukacita Menitipkan Harapan di setiap keraguan. Pilih seorang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam.

Minggu, 30 Juni 2019

Orang Yang Sombong adalah Orang Yang Lupa Bahwa Dia Masih Memiliki Tuhan

Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar yang Allah turunkan kepada manusia. Kitab suci ini turun sebagai petunjuk kebenaran bagi alam semesta. Namun hanya segelintir orang yang mau mengambil manfaat dari petunjuk ini sementara sebagian besar manusia memilih untuk berpaling darinya.

Mungkin kita bertanya-tanya mengapa manusia lebih banyak memilih untuk lari daripada mengikuti petunjuk Al-Qur’an?

Allah swt berfirman,

سَأَصۡرِفُ عَنۡ ءَايَٰتِيَ ٱلَّذِينَ يَتَكَبَّرُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ بِغَيۡرِ ٱلۡحَقِّ وَإِن يَرَوۡاْ كُلَّ ءَايَةٖ لَّا يُؤۡمِنُواْ بِهَا وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلرُّشۡدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗا وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلۡغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗاۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا وَكَانُواْ عَنۡهَا غَٰفِلِينَ

“Akan Aku palingkan dari tanda-tanda (kekuasaan-Ku) orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar. Kalaupun mereka melihat setiap tanda (kekuasaan-Ku) mereka tetap tidak akan beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak (akan) menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lengah terhadapnya. (QS.Al-A’raf:146)

Sebenarnya penyebab utama dari susahnya seseorang menerima cahaya petunjuk adalah kesombongan dalam dirinya.

Kesombongan itu dikomandoi oleh hawa nafsu yang menganggap dirinya hebat dan tidak membutuhkan apa-apa. Maka apabila kesombongan telah menguasai hati, petunjuk sejelas apapun, ayat sebanyak apapun tidak akan mempengaruhi jiwanya. Karena sejatinya ia sedang menyembah dirinya sendiri.

Orang sombong bukan hanya menolak kebenaran bahkan ia lebih memilih jalan kesesatan dan hatinya selalu condong kepada kebatilan.

Penolakan dan penentangan terhadap kebenaran adalah dampak dari kesombongan. Barangsiapa yang enggan merendahkan dirinya untuk menerima kebenaran maka ia tidak akan mendapatkan kebaikan sama sekali dalam hidupnya.

Dan terbukti apapun yang disampaikan oleh para Nabi ditolak mentah-mentah bahkan sebelum mereka mendengarnya. Karena sejelas apapun kebenaran yang disampaikan tidak akan mampu menembus hati yang diselimuti kesombongan.

Hidayah bukan hanya bergantung kepada siapa yang menyampaikan, tapi lebih bergantung pada kesiapan orang yang menerima.

Maka dari itu hal terpenting yang harus selalu kita minta kepada Allah swt agar tidak membiarkan kesombongan menguasai hati kita. Kita memohon agar diberikan hati yang tulus dan merendah dihadapan kebenaran. Karena sedikit kesombongan yang tidak segera diusir akan membuat kita tergelincir dari jalan kebenaran.

Semoga bermanfaat…
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done