SALIMNA: Wanita - Motivasi Hidup Keluarga Islami
Artikel Terbaru
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Agustus 2019

Jangan Jadikan Percobaan Nafsumu, Hargailah Wanita Sebagaimana Kamu Menghargai Ibumu

IG : megaagustina99

SALIMNA.COM
- Ketahuilah wahai laki-laki, wanita itu cepat GR “Gede Rasa”, merasa diperhatikan oleh orang lain. Apalagi yang memperhatikan lawan jenis. Wanita itu makluk yang sangat manja dan sangat butuh perhatian tetapi jual mahal. Memalingkan mukanya tetapi hakikatnya sangat ingin menoleh. Mereka cepat GR karena memang hati mereka lemah, kamu harus tahu bahwa wanita itu adalah makhluq terindah ciptaan Allah.

Dan saking indahnya Allah sangat melindunginya, sehingga melihat sehelai rambutpun kamu dilarang jika ia masih bukan yang halal bagimu. Maka hargailah seorang wanita sebagaimana kamu menghargai ibumu.

Jangan Coba Mendekatinya, Jika Pada Akhirnya Kau Akan Pergi Meninggalkanya

Jangan buat hatinya bersedih karena kebiasaanmu yang selalu menggombalinya dengan perkataan manis, tapi setelah kamu cicipi kehormatannya kau meninggalkannya dengan tanpa perasaan bersalah.

Jangan Jadikan Ia Bahan Percobaan Nafsumu, Hargailah Wanita Sebagaimana Kamu Menghargai Ibumu

Kamu harus tahu bahwa Allah sagat melindungi seorang wanita, maka jangan sampai kamu jadikan ia bahan percobaan nafsumu.Jangan pernah kamu rusak keindahan yang menempel pada dirinya dengan ketidak taatanmu kepada perintah Allah, hargailah dia sebagaiamana kamu menghargai ibumu.

Jika memang kamu mencintainya, maka pinanglah ia dengan tuntunan agama, agar kamu bisa meraih syurganya dengan penuh hikmat.

Hatinya yang Lembut, Jangan Kamu Jajak Dengan Kekasaran Nafsumu

Wanita tercipta dari hati yang lembut, maka jangan sampai kamu mengakasarinya dengan melecehkan kehormatannya. Jangan ajak dia pada hal-hal yang hanya akan membautnya tidak berharga lagi sebagai seorang wanita. Hatimu tercipta lebih kuat dari hatinya, maka tak bisakah kau membidik hatimu agar lebih tangguh darinya, dengan berlaku bijak dan mengahrgainya sebagai makhluq terindah ciptaan Allah?.

Jika Kau Memang Mencintainya, Jangan Sekedar Ketuk Hatinya Tapi Ketuklah Hati Orang Tuanya

Jika memang kamu mencintainya, maka janganlah sekedar mengetuk hatinya, tetapi ketuklah hati orang tuanya. Kamu harus bertanggung jawab dengan perasaan yang telah kamu torehkan padanya.

Jangan terus-terusan mengajaknya kepada kemaksiatan, sebab jika memang kamu laki-laki yang bertanggung jawab maka untuk meminta izin dengan cara yang baik kepada orang tuanyapun bukan perkara yang sulit.

Mintalah Izin Kepada Orang Tuanya, Sebab Allah Sudah Ajarkan Kepadamu Bagaimana Cara Mencintai yang Baik

Mintalah izin secara baik-baik kepada orang tuanya, sebab Allah sudah ajarkan kepadamu bagaimana cara mencintai seorang wanita dengan cara yang baik, sehingga bisa mendatangkan pahala bagi kamu dan dia.

Maka, beranilah bertanggung jawab saat kamu benar-benar mencintainya, nikahi dia dengan sah secara agama, agar cinta yang kamu miliki bisa mendatangkan cinta Allah.

Jadikanlah Ia Penyempurna Agamamu, Jangan Hanya Penasaran Sebab Nafsumu yang Penasaran

Jadikan ia penyempurna agamamu, bukan hanya sekedar penyempurna nafsumu semata, karena pada hakekatnya cinta ini suci.

Jadi buatllah ia tetap suci dengan perasaan cinta yang kamu miliki. Jadikan cinta yang hadir diantara kamu dan dia menjadi sebuah anugerah terindah, bukan malah menjadi musibah terpahit sebab nafsumu yang tidak terkendali.

Senin, 29 Juli 2019

Ikuti Kata Hatimu, Jika Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Kamu Tinggalkan

www.instagram.com/salwaliya_

Kala anda merasa ragu bersama apa yg anda kerjakan ketika ini sungguh baiknya anda mogok kepada menjalankan objek tesebut.

Gaya-gayanya itu trick Allah bagi kesalahan memberi tahu atau mengemukakan kepadamu bahwa alternatif yg anda ambil yakni salah, bisa jadi itulah metode Allah memberitahumu bahwa ada elemen yg lebih patut pada anda kerjakan dan itu baik untukmu.

Ikuti Kata Hatimu Saat Anda Laksanakan Sesuatu

Seandainya hatimu amat menendang mengenyahkan buat memidana pengganti dapat lebih baik jikalau anda ikuti kata hatimu mana yg lebih baik guna Anda, bisa saja anda bukan tidak berhasil tapi cuma belum tepat saja.

Betapa Baiknya Anda Menurunkan Ide Hatimu, Bila Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Anda Tinggalkan

Janganlah paksakan hatimu pada meng-iyakan kehendakmu, seandainya hatimu benar-benar ragu tinggalkan saja. Kemungkinan itu kiat Allah memberitahu kepadamu bahwa yg anda jalankan belum terbaik.

Jangan sampai Paksakan Dirimu Bagi Bersi kukuh Bila Realitanya Hatimu Konsisten Tak Nyaman

Mulai sejak terhadap anda tuntut diri dgn benda yg hatimu saja menyampaikan Tak, itu sama saja menyiksa dirimu dan hatimu jangan sampai senantiasa paksakan dirimu bagi merasa nyaman Melainkan, selayaknya tak nyaman.

Objek yg Tergarap Dgn Rasa Membimbangkan Dapat Saja Berakibat Tidak baik Padamu

Mengapa? Lantaran apabila anda merasa ragu anda bakal kepikiran, jikalau anda kepikiran maka anda bakal tak konsen membuat benda itu, mampu saja miring makan, dan sebaginya dan itu bakal berakibat sakit kepadamu.

Bila Merisaukan Hati Menyabet Factor Positif yg Berjalan, Maka Teruskan! Apabila Mencemaskan Hati Terkena Factor Negatif Maka, Tinggalkan!

Intinya apabila hatimu ragu dalam mengalami objek yg positif dikarenakan kira kira anda tak terbiasa menjalankan benda itu dirumah, atau dapat dikattakan Enggan, dapat lebih baik seandainya anda Teruskan, begitupun Meskipun.

Jumat, 05 Juli 2019

Aku bersaksi bahwa tiada cinta yang mampu menandingi keagungan cinta Tuhan ku



Terkadang cinta memang dapat membutakan kita. Saat cinta yang kamu punya begitu besar, kamu mungkin akan kesulitan membedakan pasangan yang mencintaimu sepenuh hati dengan yang justru menjadi biang sakit hati. Meskipun suatu hubungan membuatmu luka, kamu tetap bertahan di dalamnya. Memaklumi perbuatan buruk pasangan menjadi hal yang terlalu biasa.

Seseorang pernah datang ke kehidupanku. Dia berjanji untuk tetap setia di sisi dan tidak akan pergi meski apapun yang terjadi.

Sebuah kalimat yang terdengar klise namun berhasil meluluh lantakkan hatiku. Bukan sebab ketulusannya, tapi karena kenyataan bahwa kalimat itu kini tak lagi memiliki makna.

Aku jatuh, aku terluka, namun aku bahagia. Aku bersyukur sebab melalui luka itu Allah membuka mataku, Allah luaskan pikiranku, dan Allah lembutkan hatiku.

Seolah tak peduli sebanyak apa dosa yang kulakukan. Seolah lupa seberapa sering aku mengabaikan. Dia tetap ada, Dia selalu setia menungguku datang menengadah.

Ya. Lelaki itu...
Dialah orang yg pertama kali menemui orang tuaku. Dialah orang yg pertama kali aku kenalkan pada keluargaku. Dia pula orang yg pertama kali memintaku pada keluargaku. Dia-lah yang selalu menjagaku. Pada akhirnya Dia jugalah yang yang paling menyakitiku dan mematahkan hatiku.

Yaa Rabb, kau peluk aku saat begitu hancurnya hatiku. Kau jaga dan kau ingatkan aku dari niat buruk org yg bgtu ingin menjatuhkanku.

Robbi... Aku bersaksi bahwa tiada satupun cinta yang mampu menandingi keagungan cinta-Mu.

Wahai diri...
Terimalah kenyataan bahwa dia tidak pernah benar-benar menginginkanmu ada. Dia tidak pernah memberimu cinta sebanyak engkau memberinya.

Baginya kamu hanyalah pilihan saat dia merasa kesepian. Lalu dengan mudah ditinggalkan tatkala ia sudah merasa bosan.

Berhenti menyakiti diri dengan menunggunya kembali suatu hari nanti. Bunuhlah setiap angan yang menjauhkanmu dari kenyataan.

Walau selepas kau pergi mungkin saja dia akan merasa hampa, namun itu bukan sebab dirimu tiada.
Ia merasa hampa karena hilangnya suatu kebiasaan dan itu bisa diganti dengan wanita manapun juga.

Pada kenyataannya, hanya yang mencintai yang bisa merasakan patah hati dan hanya yang menerima dengan ketulusan yang akhirnya merasa kehilangan.

Jika dia tidak menghargai keberadaanmu, maka dia tidak layak untuk cinta dan waktumu.
Jika dia tidak menghargai usaha dan pengorbananmu, maka kau tak pantas bertahan apalagi untuk kau perjuangkan.

Dan kini, Aku sadar akan hal itu.

Jumat, 28 Juni 2019

Istrimu Adalah Pelengkap Hidupmu Bukan Pembantumu

instagram.com/dhiniaminarti

Istrimu Adalah Pelengkapi Hidupmu Bukan Pembantumu


Pria harus tau bahwa istrimu itu bukan hanya teman hidupmu saja, tapi lebih tepatnya dia pendamping sekaligus pelengkap hidupmu, maka perlakukanlah dia dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Hargailah Dia Layaknya Penyempurnamu, Bukan Sebagai Pembantu yang Seakan Hanya Bertugas Melayanimu

Sungguh dia datang kepadamu memang telah Allah pilihkan untukmu dengan rencana-Nya yang luar biasa, maka pastikan kamu tidak pernah menyia-nyiakan kehadirannya.

Posisikan Dia Sebagai Wanitamu, Bukan Seperti Budak yang Hanya Bertugas Melayanimu

Hargai dia dengan baik, posisikan dia sebagai wanitamu, layaknya ratu dalam istanamu, bukan seperti budak yang hanya bertugas melayanimu, memasak untukmu, dan menyiapkan setiap keperluanmu. Kamu tidak boleh semena-mena kepadanya, karena jika yang mpunya marah maka bisa jadi kamu akan berada dalam keadaan yang nantinya kamu sendiri akan sangat menyesal.

Hormati Ia Sebagaimana Kamu Menghormati Ibumu, Karena Dia Juga Ibu Dari Anak-anakmu

Istrimu adalah titipan terbaik Allah, maka hormati ia sebagaimana kamu menghormati ibumu sendiri, karena dia juga ibu dari anak-anakmu.Dia juga orang yang sangat disayang oleh anak-anakmu, seperti halnya kamu sayang kepadamu ibumu, lantas jangan pernah lupa untuk selalu menghormati dirinya dengan baik.

Jika Tidak Bisa Membuatnya Bahagia, Setidaknya Jangan Membutanya Menangis dan Bersedih

Jika memang tidak bisa membuatnya selalu bahagia, maka setidaknya jangan membuatnya menangis dan bersedih, tetaplah jaga sikap dan perilakumu di depannya. Wanita tidak akan tersiksa hidupmu meski kamu tidak mampu setiap saat memenuhi keinginanya, asalkan kamu mampu bersikap baik, menghargai, dan sabar atasnya dengan tanggung jawab yang memadai.

Jika Tidak Bisa Memujinya Dengan Baik, Maka Jangan Mencelanya Dengan Bahasa yang Tidak Pantas

Termasuk dengan hal puji memuji, jika tidak bisa memujinya dengan baik maka jangan pernah kamu mencelanya dengan bahasa yang tidak pantas. Lebih-lebih hatinya memang tercipta lembut dan perasa, maka jangan sampai kamu seenaknya berkata-kata yang menyinggung ketenangan hatinya.

By Lailiyatus Sa'adah

Kendalikan Dirimu, Meski Dia Lebih Cantik Tapi Belum Tentu Dia Lebih Tulus dan Setia Dari Istrimu

instagram.com/zaskiasungkar15

Katanya rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau, meski nyata-nyata taman milik sendiri sudah dihiasi dengan beragam bunga-bungaan dan rumput yang jauh lebih menarik. Iya begitulah nafsu, biasanya yang masih belum menjadi milik aka terlihat menawan dan indah, walau nyata-nyata milik sediri jauh lebih indah.

Sama halnya dengan seorang wanita, banyak lelaki yang memilih berkhianat kepada wanitanya karena tergoda dengan yang belum menjadi miliknya. Mungkin iya, di luar sana banyak yang lebih muda dan cantik, tapi yang lebih tulus cuma istrimu di rumah.

Jangan Terbuai Dengan Apa yang Belum Menjadi Milikmu, Bisa Jadi Dia Tidak Sehebat Istrimu Dalam Menemanimu

Oleh karenanya, jangan gampang terbuai dengan apa yang belum menjadi milikmu, jangan gampag takjub dengan keindahan wanita lain, karena bisa jadi dia tidak sehebat istrimu dalam menemani hidupmu. Ketika kamu mulai tergoda dengan wanita lain, ingatlah kebelakang setiap hal yang telah kamu lalaui bersama istrimu, ingatlah bagaimana dia memperlakukanmu selama ini, dan ingatlah betapa hebatnya dia memenuhi setiap kebutuhanmu.

Jangan Terlena Dengan yang Hanya Nampak Baik di Mata, Bisa Jadi Itu Hanya Polesan Semata, Tapi Tidak Dengan Hatinya

Mungkin memang banyak yang lebih indah dari dirinya di luar sana, tapi kamu jangan terlena dengan apa yang hanya nampak baik di mata saja, karena bisa jadi itu hanya polesan semata agar kamu tertarik, dan tidak dengan hatinya.

Jangan Mengejar Sesuatu yang Kelihatannya Menarik, Bisa Jadi yang Nampak di Matamu Tidak Semenarik Hatinya

Intinya, jangan mengejar sesuatu yang kelihatannya hanya menarik sesaat, bisa jadi yang nampak di matamu tidak semenarik kebaikan hatinya. Sebab tidak sedikit wanita yang menyengaja memperelok keindahan fisiknya agar lebih indah dilihat, tapi mereka lupa untuk menghiasi hatinya dengan ragam kebaikan.

Kendalikan Dirimu, Meski Dia Lebih Molek Tapi Belum Tentu Dia Lebih Tulus dan Setia Dari Istrimu

Jadi kendalikan dirimu, kendalikan nafsumu, meski benar dia lebih moleh, lebih cantik, dan lebih mempesona daripada yang di rumah, tapi belum tentu dia lebih tulus dan setia seperti istrimu. Sungguh jika kamu lelaki yang baik dan bijak, maka pasti semakin kamu dewasa maka hanya kenyamanan dan kedamian yang kamu cari dalam perikahanmu, bukan hanya sebatas kesenangan semata.

Hargai yang Kamu Miliki, Sebelum Kamu Menyesal Karena Telah Terbuai Dengan Dia yang Nyatanya Hanya Pura-pura Baik

Lantas belajarlah menghargai apa yang telah kamu miliki saat ini, belajarlah untuk tetap bersabar menerima apa yang telah Allah putuskan menjadi takdirmu, sebelum dirimu menyesal di kemudian hari.Jangan terbuai dengan katanya lebih cantik dan menarik, karena bisa jadi pada kenyataannya dia yang kamu anggap baik tidak lebih baik dari istrimu, dan bisa jadi baiknya hanya kepura-puraan semata.

By Lailiyatus Sa'adah

Kamis, 27 Juni 2019

Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah


Jika dunia ini adalah perhiasan maka sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita.

Dear wanita...
Kamu adalah perhiasan yang sesungguhnya.
Kamu sangat berharga bagaikan mutiara.
Kamu sangat istimewa bagaikan mahkota.
Kamu sangat indah bagaikan permata. Dan
Kamu sangat cantik jika mampu menjaga kehormatan nya.

Dear wanita...
Tidak ada yang lebih mahal dibandingkan dirimu ini.
Karena kamu sangat dijaga dengan penuh hati. Maka dari itu, jangan pernah merusak harga diri. Apalagi sampai merendahkan martabanya sendiri.
Astagfiruallah jangan Ukhty, kamu itu berharga bahkan lebih berharga dari dunia dan se isinya bumi.

Islam sangat menghormati, maka dari itu jaga kehormatan itu dengan suci.
Jangan sampai ternoda dengan kemegahan dunia ini.

Tidak ada apa-apa nya di dunia ini, sebab nanti akhirat tempat abadi.
Jadi, jagalah harga iffah dan izzah seorang wanita.

"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah." (HR.Muslim)

Dear wanita...
Maka dari itu jagalah kemuliaan seorang wanita.
Jadilah wanita sholehah agar bidadari syurga cemburu padamu.
Jadilah wanita sholehah yang disegani oleh banyak orang. Dan
Jadilah wanita sholehah yang dapat membanggakan kedua orangtua, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat sana.

Penulis IG : Roisabalgis47
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done