SALIMNA: Motivasi - Motivasi Hidup Keluarga Islami
Artikel Terbaru
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Agustus 2019

Yakinlah Masalah Yang Menimpamu Adalah Cara Allah untuk Mengingatkanmu Agar Lebih Dekat Dengan Allah

ig : ameliayusanaa
Yakinlah Masalah Yang Menimpamu Adalah Cara Allah untuk Mengingatkanmu Agar Lebih Dekat Dengan Allah

SALIMNA.COM - Jika kamu sudah berusaha semaksimal mungkin dan masalahmu belum terselesaikan juga, maka disaat inilah kamu harus meminta bantuan kepada Tuhan. Cobalah untuk berdoa dan meminta bantuan kepada-Nya. Dengan usaha kamu yang sudah maksimal dan juga doa yang tulus kepada Tuhan, pasti semua masalah yang kamu hadapi akan terselesaikan, terlepas dengan waktu cepat ataupun lambat.

Kesedihan, masalah yang sulit, kejadian tidak menyenangkan, musibah besar, dan rasa sakit, semua itu datangnya dari Allah, maka pastikan kamu mengembalikannya hanya kepada Allah. Karena sebesar apapun alasanmu mengalami kesedihan, tetaplah ingat bahwa kamu punya Allah yang maha besar, kamu punya Allah yang selalu siap untuk mendekapmu.

Jangan Takut, Karena Allah Tidak Pernah Sekalipun Meninggalkanmu

Sebab itulah mengapa kamu jangan pernah takut sendirian dalam masalahmu, dalam kesedihanmu, dan dalam rasa sakitmu. Karena Allah tidak akan pernah sekalipun meninggalkanmu. Allah akan selalu didekatmu, bahkan sangat dekat, hanya saja kamu kadang tak menyadari yang demikian, sehingga kesedihanmu selalu saja menghujam pedih.

Hentikan Tangismu, Karena Tidak Pantas Jika Kamu Menangis Sedangkan Allah Selalu Ada Untukmu

Jadi mulai sekarang hapuslah air mata kesedihanmu, tenangkan hatimu dengan terus percaya bahwa Allah selalu bersamamu. Karena sangatlah tidak pantas jika kamu menangis dan terus-terusan meratapi kesedihanmu, sedangkan Allah selalu ada untukmu.

Allah Maha Segalanya, Jangan Khawatir Masalah yang Menimpamu Tidak Menemukan Titik Temu

Selalu ingatlah bahwa kamu punya Allah yang maha segalanya, maka jangan khawatir masalah yang membuatmu sedih tidak menemukan titik temu dan jalan keluar yang baik. Sebab Allah akan selalu membantumu, Allah akan selalu menunjukkan jalan keluar terbaik untukmu, jika kamu sendiri mampu menyadari bahwa bersama Allah kamu akan baik-baik saja.

Yakinlah Bersama Allah Kamu Akan Bisa, Bersama Allah Kamu Akan Selalu Kuat

Sesulit dan sebersedih apapun kondisimu saat ini, tetaplah yakin bahwa bersama Allah kamu akan bisa, bersama dengan Allah kamu akan selalu kuat dan tegar. Sebab tidak ada kesedihan yang abadi, smeua akan berakhir dengan semesinya, dan tugasmu saat ini hanya terus yakin bahwa bersama Allah kamu akan mampu lalui semuanya dengan baik.

Allah Tidak Akan MembiarkanmuTerpuruk Lama, Sebab Itulah Mengapa Kamu Harus Benar-benar Yakin Kepada-Nya

Dan satu hal lagi yang harus kamu ingat, bahwasannya Allah itu maha baik maka tentu Dia tidak akan pernah tega melihatmu terpuruk terlalu lama dalam kesedihanmu.

Sebab itulah mengapa kamu harus bisa mengendalikan hatimu selalu bijaksnaa, kamu harus benar-benar yakin kepada-Nya walau benar keadaanmu kian sulit dan membuat hatimu menjerit sakit.

Senin, 05 Agustus 2019

Jangan Takut Rugi, Kebaikan-Mu kepada Orang Lain Akan di Balas Oleh Allah

IG : ninazatulini22


Jangan pernah takut apa yang kamu persembahkan kepada orang lain tidak kembali kepadamu, meski kebaikan itu nyata-nyata tidak dihargai dan diabaikan begitu saja.

Intinya jangan takut rugi, jangan takut apa yang telah kamu lakukan tidak menjadikanmu untung, kebaikanyang kamu persembahkan untuk orang lain pasti akan kembali kepadamu.

Percayalah Pada Hitung-hitungan Allah, Karena Allah Akan Memberimu Kebaikan Luar Biasa Saat Kamu Melakukan Kebaikan

Kamu harus percaya pada hitung-hitungan Allah, kamu harus percaya kepada janji-janji Allah, karena Allah akan memberimu kebaikan luar biasa saat kamu melakukan kebaikan yang pasti jauh lebih banyak.

Orang Lain Mugkin Tidak Membalas Kebaikan yang Kamu Lakukan, Tapi Jangan Akhawatir, Sebab Allah yang Akan Membalasnya

Meski orang lain mungkin tidak membalas kebaikan yang kamu lakukan, jangan pernah kamu merasa khawatir, sebab Allah yang akan membalasnya.

Allah yang akan memberimu kebaikan luar biasa, sehingga apa yang kamu lakukan tidak akan pernah menjadi sia-sia.

Kamu Mungkin Jengkel Ketika Kebaikanmu Tidak Dihargai, Tapi Kamu Harus Yakin Bahwa Allah Melihat Kebaikanmu Dengan Adil

Dan tidak bisa dipungkiri, kamu mungkin jengkel ketika kebaikanmu tidak dihargai, ketika kebaikanmu dibaikan begitu saja, tapi kamu harus yakin bahwa Allah melihat kebaikanmu dengan sangat adil.

Tidak Akan Ada Satupun Kebaikan yang Akan Terlewat, Semua Akan Kembali Kepadamu Dengan Berkali-kali Lipat

Intinya tidak akan ada satupun kebaikan yang akan terlewat, tidak akan ada kebaikan yang akan terabaikan begitu saja, semua akan kembali kepadamu dengan berkali-kali lipat.

Ketika Kamu Membantu Orang Lain, Maka Disitulah Peluangmu Untuk Mendapatkan Kebaikan yang Lebih Banyak Dari Allah

Karena ketika kamu membantu orang lain, ketika kamu lebih lunak membantu orang lain, maka disitulah peluangmu untuk mendapatkan kebaikan yang lebih banyak dari Allah.

Jadi berbesar hatilah saat kamu melakukan kebaikan kepada siapapun, jangan mengharap kebaikan dari dia yang telah kamu baiki, tapi berharaplah kepada Allah yang maha pemberi kebaikan.

Senin, 29 Juli 2019

Ikuti Kata Hatimu, Jika Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Kamu Tinggalkan

www.instagram.com/salwaliya_

Kala anda merasa ragu bersama apa yg anda kerjakan ketika ini sungguh baiknya anda mogok kepada menjalankan objek tesebut.

Gaya-gayanya itu trick Allah bagi kesalahan memberi tahu atau mengemukakan kepadamu bahwa alternatif yg anda ambil yakni salah, bisa jadi itulah metode Allah memberitahumu bahwa ada elemen yg lebih patut pada anda kerjakan dan itu baik untukmu.

Ikuti Kata Hatimu Saat Anda Laksanakan Sesuatu

Seandainya hatimu amat menendang mengenyahkan buat memidana pengganti dapat lebih baik jikalau anda ikuti kata hatimu mana yg lebih baik guna Anda, bisa saja anda bukan tidak berhasil tapi cuma belum tepat saja.

Betapa Baiknya Anda Menurunkan Ide Hatimu, Bila Hatimu Merasa Ragu Maka Lebih Baik Anda Tinggalkan

Janganlah paksakan hatimu pada meng-iyakan kehendakmu, seandainya hatimu benar-benar ragu tinggalkan saja. Kemungkinan itu kiat Allah memberitahu kepadamu bahwa yg anda jalankan belum terbaik.

Jangan sampai Paksakan Dirimu Bagi Bersi kukuh Bila Realitanya Hatimu Konsisten Tak Nyaman

Mulai sejak terhadap anda tuntut diri dgn benda yg hatimu saja menyampaikan Tak, itu sama saja menyiksa dirimu dan hatimu jangan sampai senantiasa paksakan dirimu bagi merasa nyaman Melainkan, selayaknya tak nyaman.

Objek yg Tergarap Dgn Rasa Membimbangkan Dapat Saja Berakibat Tidak baik Padamu

Mengapa? Lantaran apabila anda merasa ragu anda bakal kepikiran, jikalau anda kepikiran maka anda bakal tak konsen membuat benda itu, mampu saja miring makan, dan sebaginya dan itu bakal berakibat sakit kepadamu.

Bila Merisaukan Hati Menyabet Factor Positif yg Berjalan, Maka Teruskan! Apabila Mencemaskan Hati Terkena Factor Negatif Maka, Tinggalkan!

Intinya apabila hatimu ragu dalam mengalami objek yg positif dikarenakan kira kira anda tak terbiasa menjalankan benda itu dirumah, atau dapat dikattakan Enggan, dapat lebih baik seandainya anda Teruskan, begitupun Meskipun.

Selasa, 02 Juli 2019

Cinta sejati tak datang dari tatapan mata tapi ia datang dari hati



Sehebat apapun kita merencanakan sesuatu. Tetap rencana Allah adalah sebaik-baiknya rancangan.

Aku tak berharap kesempurnaanmu. Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku. Aku yakin, cinta sejati itu akan datang, karena aku masih mempunyai harapan, walaupun pernah di kecewakan.

Allah maha membolak-balikkan keadaan, apa yang dialami orang lain, bisa saja kita alami, jangan mencela siapapun

Allah selalu memberikan senyum dibalik kesedihan. Allah selalu memberikan Harapan dibalik keputus-asaan. Apabila manusia gagal mencintai Tuhannya, maka cinta sejati tidak akan ditemuinya.

Bila seseorang dapat merasakan cinta yang tumbuh dari hati, Itulah yang disebut cinta sejati

Cinta bukan tentang bagaimana perasaan itu muncul. Tapi bagaimana perasaan itu agar tetap utuh.

Cinta hanya tumbuh di taman hati. Cuma hati yang suci yang dapat memupuk cinta sejati.

Cinta itu seperti menanam sebuah pohon, Jika kita Sabar pohon itu bisa menjadi pohon yang sangat besar dan kuat.

Cinta sejati tak datang dari tatapan mata tapi dari hati. Jika ada keraguan di hatimu, dia bukan untukmu.

Cintailah seseorang dengan kesederhanaan Rindukanlah seseorang dengan kesederhanaan

Dan dialah sebenarnya yang masih mempedulikan kita. Yang akan membuat hidupmu berbalut bahagia penuh senyuman

Dan Kini aku Sadar. Bahwa Terlalu berharap padamu adalah suatu kesalahan yang besar bagiku.

Allah selalu memberikan kelebihan dibalik kekurangan. Allah selalu memberikan Kekuatan dibalik kelemahan.

Jika aku disini menanti, ku harap kau disana menjaga. Jika aku disini berdo’a, ku harap kau disana setia. Jika tidak meletakkan Allah Swt di hati. Jangan tanya kenapa tiada ketenangan dalam diri.

Jika Suatu saat Nanti engkau kehilangannya. Engkau tidak akan terlalu berat untuk melepaskannya. Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA Maka Allah meminta kita untuk berusaha TERSENYUM. Manusia belajar sakit, untuk mengenal sehat,aku belajar sakit hati, untuk mendapatkan cinta sejati. Menitipkan Sukacita di setiap dukacita Menitipkan Harapan di setiap keraguan. Pilih seorang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam.

Jumat, 28 Juni 2019

Allah Menilaimu Bukan Dari Masa Lalumu, Tapi Dirimu Yang Sekarang

instagram.com/irnadila


Hal yang patut kau syukuri adalah ketika Allah mengetuk hatimu diusia remajamu. Sehingga kau dapat berbenah sebelum ajal menjemput.
Hidayah pun tak ditunggu tapi dijemput.

Sebab kita tau mati tak harus tua bisa saja ajal sudah teramat dekat. Dan tak ada waktu lagi untuk berbenah. Daan sang malaikat nantinya akan bertanya untuk apa usia remajamu kau habiskan?. Apakah untuk kebaikan atau sebaliknya?

Namun walau begitu diri kadang masih lalai akan perintah-Nya.
Sulit menjauhi larangan-Nya.

Mengapa begitu?
Mungkin karena iman yang kadang futur disebabkan kemewahan dunia yang tak abadi ini.

Jangan melulu memikirkan perihal jodoh
Cobalah sesekali memikirkan perihal ajal

Ingat..
Bukan hanya nikah muda yang ada
Tapi mati muda juga ada.

Notes:
"Teruslah berproses menjadi lebih baik. Walau masa lalumu tak begitu baik.
Allah menilai bukan dari masa lalumu tapi bagaimana dirimu sekarang sebab Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat."

By MitaPermatasari

Kamis, 27 Juni 2019

Menahan Amarah Adalah Tanda Kedewasaan Diri dan Kematangan Jiwa

instagram.com/tryanioktawirnaa


Salah satu tanda orang yang bertakwa adalah kemampuan mereka dalam mengendalikan amarahnya. Mereka bukanlah benda mati yang tidak memiliki perasaan. Namun mereka memiliki hati setebal baja yang mampu memenjarakan amarahnya.

Kepedihan dan rasa sakit tidak mampu menggoyang kebijaksanaan dalam jiwanya. Caci maki dan tekanan tidak membuatnya kalap dan bertindak diluar batas.

Allah swt berfirman,

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ

“(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. (QS.Ali ‘Imran:134)

“Dan orang-orang yang mengendalikan amarahnya…”

Adalah sebuah tanda kedewasaan diri dan kematangan jiwa. Bagi mereka, kesabaran walaupun pahit akan memberi hasil yang manis. Sementara dendam dan amarah yang meluap-luap hanya akan berakhir pada kerugian dan penyesalan.

Bila kita bertanya, “Apa faktor yang membuat hati mereka kuat menahan segala gangguan dan hinaan dari orang lain?” Tentu jawabannya adalah “Keyakinannya yang sangat kuat kepada Allah swt.”

Orang-orang bertakwa sangat yakin bahwa Allah selalu melihat kondisi mereka. Mendengar rintihan mereka. Merasakan kepedihan hati mereka. Dan Allah tidak akan pernah melupakan semua itu. Orang-orang bertakwa lebih memilih diam dan tidak membalas dendam karena mereka yakin balasan Allah akan jauh lebih indah apabila mereka mampu untuk bersabar. Dalam beberapa buku tafsir yang membicarakan tentang ayat ini, dikutip sebuah kisah yang begitu indah tentang cucu Nabi saw yang bernama Imam Ali Zainal Abidin.

Dikisahkan seorang budak wanita Imam Zainal Abidin sedang membantu beliau menuangkan air untuk berwudhu. Tiba-tiba kendi yang berisi air itu jatuh dari tangannya dan melukai Imam.

Imam Zainal Abidin mengangkat kepalanya dan seketika budak itu berkata,

“Sesungguhnya Allah swt berfirman,

وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ

“Dan orang-orang yang menahan amarahnya.”

Lalu imam berkata kepadanya,

“Aku telah menahan amarahku.”

Budak itu melanjutkan ayat tersebut,

وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ

“Dan memaafkan (kesalahan) orang lain.”

Imam menjawab, “Aku telah memaafkanmu.”

Budak ini melanjutkan ayat yang ia baca,

وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ

“Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

Imam menjawab, “Pergilah, engkau telah bebas karena Allah swt.”

Maka tenangkan hatimu, redam lah amarahmu dan nanti lah balasan indah dari Allah swt.

Sumber : khazanahalquran.com

Kesuksesan dan Keberhasilanmu Bergantung Pada Cintamu Kepada Allah SWT

instagram.com/rr.lakshita


Seperti yang telah kita pahami, Allah swt menciptakan manusia untuk beribadah dengan arti yang luas. Yakni menjadikan seluruh aktifitas kesehariannya sebagai ibadah kepada Allah swt. Ibadah yang dimaksud bukan hanya ibadah dengan arti sempit seperti ritual solat, puasa ataupun haji saja, namun setiap aktifitas kita hendaknya diniatkan untuk ibadah.

Allah swt berfirman,
فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَٱبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِ ٱللَّهِ وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ
“Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan banyaklah mengingat Allah agar kamu beruntung.” (QS.Al-Jumu’ah:10)

Ayat diatas memberi kita gambaran yang luas bahwa Allah swt menggandengkan perintah solat dengan perintah mencari nafkah, artinya ibadah yang diinginkan oleh agama bukan hanya ibadah ritual namun juga ibadah sosial.

Dalam ayat lainnya akan kita temukan bagaimana Allah menggandengkan antara “jihad” dalam mencari nafkah dan jihad di medan perang dan .

وَءَاخَرُونَ يَضۡرِبُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ يَبۡتَغُونَ مِن فَضۡلِ ٱللَّهِ وَءَاخَرُونَ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۖ

“Dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah; dan yang lain berperang di jalan Allah.” (QS.Al-Muzzammil:20)

Dari dua ayat ini kita dapat menangkap kesimpulan bahwa agama tidak ingin memisahkan antara urusan dunia dengan urusan akhirat. Sebagaimana kita diminta untuk menghadap Allah dengan penuh kekhusyu’an, kita juga diajak untuk serius dalam bekerja dan mencari nafkah, seakan kita akan hidup di dunia ini selamanya.

Namun bagian akhir ayat diatas adalah kuncinya. Allah mengakhiri ayat tersebut dengan firman-Nya,

وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ

“Dan banyaklah mengingat Allah agar kamu beruntung.”

Maka disinilah semua menjadi jelas. Bahwa ternyata kesuksesan dan keberhasilanmu bergantung pada fokusmu dalam mengingat Allah swt.

Ingatlah Allah dalam solatmu sehingga solat itu menjadi khusyu’ dan bernilai…

Dan jangan lupa untuk mengingat Allah dalam aktifitas harianmu sehingga seluruh aktifitas itu menjadi ibadah…

Dengan selalu mengingat Allah dalam setiap gerak gerikmu maka pekerjaanmu, candamu, bicaramu, istirahatmu akan memiliki nilai dihadapan Allah swt. Semua aktifitasmu menjadi ibadah dan hidupmu akan dipenuhi dengan keberkahan.

Bahkan Rasulullah saw pernah bersabda,

العِبَادَةُ سَبْعُوْنَ جُزْءاً أَفْضَلُهَا طَلَبُ الْحَلَالِ

“Ibadah memiliki 70 bagian dan yang paling utama adalah mencari (nafkah) yang halal.”

Semoga bermanfaat ..

Dapurku Menjadi Surgaku, Wanita Wajib Baca



DAPURKU, SYURGAKU

Banyak kegiatan seorang istri yang dilakukan di dapur. Salah satunya adalah memasak. Seorang istri yang pintar masak. Dengan keahliannya tersebut akan membuat suaminya betah di rumah dan malas membeli makan di luar. Masakan yang enak bisa menjadi salah satu perekat cinta seorang suami kepada istrinya. Bahkan memasak untuk menyenangkan suami bisa menjadi ladang pahala jika diniatkan untuk ibadah kepada Allah. Karena salah satu ciri istri shalihah adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi semua hal yang disukai suaminya selama tidak dalam bermaksiat kepada Allah.

Seorang Istri diamanahkan untuk bertanggung jawab atas rumahnya.

Salah satunya menyiapkan makanan kepada yang Ada didalamnya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya. Penguasa adalah pemimpin, seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anak-anaknya. Jadi, setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya.” (HR. Bukhari)

Untuk itu tidak ada salahnya bagi seorang muslimah untuk menyiapkan santapan bagi keluarganya sebaik mungkin, demi melayani hamba-hamba Allah yang shalih, semisal suami, anak-anak, orang tua, dan semua orang yang ikut menikmati masakan yang kita masak. Dengan begitu, seorang muslimah akan ikut mengecap pahala yang Allah berikan kepada mereka, di mana sebenarnya kita sudah ikut membantu amal perbuatan mereka.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done